hujan

Selasa, 04 Agustus 2015

Story of My Life 6 [Kamu]

Entah aku harus bahagia atau sebaliknya. Ketika aku pernah berteriak ke salah satu temanku. "Aku sudah bisa move on! Yeay!!" Tapi responmu yang terkejut ketika aku menyebutkan namanya. "Ada apa?" Ucapku terbata-bata. Dan seketika itu juga air mata sudah mengalir deras di kedua pipiku, "Loh, kenapa harus menangis?" Ucapku tertawa. Harusnya aku bahagia, iya bahagia. Jujur loh aku bahagia, tapi sambil menangis. Aneh bukan?

Aku mendengarkannya. Perasaan macam apa ini? Begitu menyesakkan. Sakit sekali. Dan saat itu juga aku memakai topeng agar tak dilihat oleh temanku itu. Panjang sekali, namun aku tetap dengarkannya. Sakit memang. Tapi mau bagaimana lagi. Dia telah memilihnya kan? Bahkan orang itu pun lebih memilihnya.

Rasanya memang mustahil untuk berpindah tempat dari tempat ini. Kakiku terasa amat berat untuk melangkah barang satu kali saja. Mungkin memang nasibku tak boleh berpindah. Aku ingin sekali berpegangan akan tangan orang itu. Namun bayangan itu terus menyeretku untuk tetap disini.

Mustahil? memang. Menjadi apa yang dianggap keberadaannya olehmu pun mustahil, apalagi menjadi orang yang kau harapkan. Iya kan? Menyedihkan memang. Tetapi seperti yang aku katakan tadi. Aku pun juga bahagia. Akhirnya dia mau bercerita tentang seseorang juga, jarang sekali ia bercerita seperti itu.

Orang baik harus dapet yang baik pula~ Lagi pula, aku tak terlalu dekat dengannya. Kamuu.. Harusnya sadar ada orang sebaik dia didekatmu. Kamuu.. Harusnya bisa mengerti perasaannya dari sorot matanya ketika bertatap muka denganmu. Tingkahnya yang berbeda ketika berada didekatmu. Orang yang selalu support kamuu. Semua, tidak.. Segala yang ada pada dirinya begitu baik. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar