hujan

Sabtu, 20 Juli 2019

Aku mencintaimu

Langit tak secerah hari kemarin
Rintik hujan basahi tubuh kita berdua
Kau datang, berikanku sekuntum mawar merah berduri
Bunga yang selalu aku impikan
Indah, namun menyakitkan..
Hari ini seperti biasa, kamu tak mau tinggalkanku
Dan aku, tak pernah melepaskan pandanganku kearahmu

Kamu tetap terdiam..
Meski begitu, kamu terus berusaha sembunyikannya
Dan tetap tersenyum seperti biasa
Hanya saja hari ini sedikit pucat..

Kamu selalu saja seperti ini
Tak pernah lepas
Bahkan sampai detik ini pun
Aku tetap tak mengenalmu
Bahkan bagaimana perasaanmu kepadaku
Aku itu apa? Aku itu siapa?

Hingga senja menyapa, kamu tetap bungkam
Aku tak tau harus mengatakan apa lagi..
Bahkan aku pun tak tau, apakah kau akan dengarkanku
Atau mungkin, kamu masih kesal terhadapku..
Karena tak bisa tepati janji kita berdua 


Apakah masih ada kesempatan untukku
Utarakan semua perasaanku kepadamu
Genggam sekali lagi tanganmu
Menangis dipelukkanmu untuk terakhir kalinya

Maaf
Maafkan aku..
Maafkan aku yang telah melukaimu

Harusnya aku tak bertemu denganmu dan ucapkan janji itu..
Janji bahwa kita akan selalu bersama
Bahwa kita akan bahagia bersama sampai akhir nanti..

Kenangan dan ingatan yang mulai memudar
Ku tak dapat lagi lihat dengan jelas
Rasakan dingin yang selama ini tak pernah kurasakan..
Gelap, namun aku masih ingat jelas
wajahmu dan semua tentangmu..

Aku akan tertidur lelap dan mungkin takkan bisa menjahilimu lagi..
Meskipun begitu, aku kan tetap hadir dalam hidupmu
Menjadi kenangan yang terindah dalam setiap mimpimu
Dan akan selalu menjadi pelindungmu, dalam wujud yang berbeda...

Aku mencintaimu







Tidak ada komentar:

Posting Komentar